Kasus -kasus kekerasan terhadap guru


Kasus kekerasan terhadap para guru oleh orang tua siwa

Belakangan ini sering terdengar tindak kekerasan yang dilakukan oleh orng tua murid terhadap guru. Keadaan ini tidak pernah terdengar dimasa lalu, tetapi beberapa tahun terakhir  marak terjadi kekerasan yang dilakukan oleh orangtua siswa kepada guru. Kedaan ini menunjukan bahwa ada pergeseran moral yang terjadi pada masyarakat, serta keprofesian guru yang semakin tidak ada harganya.

Berikut ini beberapa daftar kekerasan yang dilakukan oleh orang tua siswa terhadap guru.

  1. Rambut guru di cukur balik oleh orang tua siswa

Kejadian memalukan ini terjadi pada maret 2012 lalu, semuanya berawal dari rajia rambut yang dilakukan oleh seorang guru, dalam rajian tersebut ada beberapa anak yang memiliki rambut panjang. Guru tersebut lantas melakukan pendisiplinan dengan cara mencukur rambut anak-anak tersebut, namun ternyata tindakan tersebut dipandang berbeda oleh salah satu orang tua siswa. Alhasil guru tersebutpun di cukur balik oleh orang tua tersebut, tak hanya itu guru yang bersangkutanpun sempat dipukul dan dilaporkan kepada polisi dengan tuduhan melakukan diskriminasi terhadap anak seusai dengan UU Perlindungan Anak dan perbuatan tidak menyenangkan sesuai KUHP.

  1. Guru dipukul oleh orang tua siswa

Kejadian pemukulan terhadap guru oleh orang tua siswa ini terjadi pada Agustus 2016. Kejadian ini berawal karena pelaku pemukulan tidak terima anaknya di marahi dan dipukul oleh guru yang bersangkutan. Kejadian ini lantas menjadi trending topik di berbagai media.

  1. Guru di tusuk sampai meninggal oleh orang tua siswa

Pada tanggal 22 Agustus 2016 dunia pendidikan digemparkan lagi oleh berita yang menyedihkan. Seorang guru olah raga sekolah suasta di bandung diduga kuat di bunuh oleh orang tua siswa. Korban tewas setelah di pukuli dan ditusuk di bagian perutnya.

Dikutip dari http://poskotanews.com/2016/08/22/penusuk-guru-hingga-tewas-diduga-orangtua-murid/ Seorang polisi yang enggan disebutkan identitasnya menjelaskan, dugaan sementara ada pelaku yang tercatat orang tua siswa. Ketiga pelaku menyergap korban di lokasi kejadian pukul 17.00 kemudian menyiksanya.“ Hasil penyelidikan mengarah kalau pelaku ada orang tua siswa. Motifnya masih diperdalam,“ kata anggota tadi.

Semua kejadian diatas menjadi bukti bahwa keprofesin guru sangat di pandang rendah oleh sebagian masyarakat. Saat ini ketika guru melakukan tindakan pendisiplinan itu artinya guru berada dalam masalah besar, yang mungkin saja kejadian kejadian tersebut akan terulang lagi. Sosialisasi hak dan kewajiban guru dalam mendidik dan mendisiplinkan murid harus  lebih ditingkatkan lagi, bukan hanya guru yang faham akan hak dan kewajiban mendidik akan tetapi siswa dan orang tuapun harus sama-sma faham dan mengerti. Mudah-mudahan kekerasan terhadap guru tidak terjadi lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s